Fernando Soares dan Richard Odja Bantu Korban Kebakaran di Panti Asuhan Guardian Holly Angel Kupang

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fernando Osorio Soares dan Ketua DPRD Kota Kupang Richard E. Odja ketika meninjau lokasi kebakaran Panti Asuhan Guardian Holly Angel yang berlokasi di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Rabu, (13/5/2026).

Kupang – Kebakaran yang terjadi di Panti Asuhan Guardian Holly Angel yang berlokasi di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Rabu (13/5), sekira pukul 15.00 WITA. Si jago merah melahap habis gedung panti asuhan itu dan menghebohkan warga sekitar. 

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran panti asuhan Holly Angel itu, semua penghuni berhasil diamankan tepat waktu. 

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fernando Osorio Soares dan Ketua DPRD Kota Kupang Richard E. Odja pun turun langsung ke lokasi tersebut untuk memberikan dukungan moril dan melihat secara langsung kondisi anak-anak panti asuhan dan semua penghuni  panti asuhan yang terdampak musibah kebakaran itu. 

READ:  Kupang Buka Pintu Kolaborasi: Jasindo Tawarkan Skema Perlindungan Aset hingga Asuransi Parkir

Fernando Soares dan Richard Odja pun bertemu langsung dengan Suster Kepala, Sr. Marissa, CJD, serta berkoordinasi bersama masyarakat Kelurahan Naikoten I yang masih berada di lokasi kebakaran panti asuhan.

Dalam kunjungannya, Fernando Soares juga menyerahkan bantuan tunai kepada pihak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan awal bagi para korban terdampak kebakaran.

Selain itu, Fernando Soares langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT untuk menyiapkan tempat tinggal sementara bagi 19 anak penghuni panti. Pemerintah Provinsi NTT langsung bergerak cepat dengan menyediakan tempat penampungan sementara di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi NTT di Naikoten.

Saat diwawancarai, Fernando Soares mengatakan, respon dan penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan saat ini, karena anak-anak panti dan pengelola yayasan membutuhkan perlindungan secepatnya. 

READ:  Kupang Bersiap Sambut Ribuan Peserta Paskah Nasional Gekira 2026

“Terlebih lagi kita semua tahu bahwa gedung panti asudah hampir tidak tersisa, tak bisa ditempati  sehingga pemerintah harus bergerak cepat untuk memberikan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari,” kata Politisi Partai Gerindra ini. 

Fernando berkata kalau kehadirannya bersama Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, merupakan bentuk empati kepada pengurus dan anak-anak panti asuhan. Dikatakan Fernando kalau yang paling penting bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. 

“Kami juga hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan mereka pasca musibah ini dapat terpenuhi. Terimakasih juga kepada semua warga Kelurahan Naikoten I yang bahu-membahu memadamkan api,  sikap saling peduli ini harus kita rawat bersama, ” kata dia. 

READ:  Cegah Sejak Dini, Pemkot Kupang Gencarkan Edukasi HIV/AIDS untuk Pelajar SMP

Musibah ini menjadi perhatian banyak pihak mengingat panti asuhan tersebut menampung anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan perhatian khusus. Pemerintah bersama masyarakat diharapkan dapat bergotong royong membantu pemulihan fasilitas panti agar aktivitas pengasuhan anak-anak dapat kembali berjalan normal.

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Provinsi NTT, Adrianus, membenarkan bahwa seluruh korban telah ditangani dan dipindahkan ke lokasi yang aman.

“Para korban, suster dan anak-anak sudah kami tampung di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi di Naikoten. Terima kasih Pak Wakil,” ujar Adrianus dalam keterangannya. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *