KUPANG – Upaya meningkatkan kualitas cricket di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat dukungan konkret dari Australia.
Bantuan tersebut tidak hanya berupa pelatih internasional, tetapi juga tenaga ahli untuk memastikan pembangunan lapangan cricket di Kupang sesuai standar global.
Ketua Persatuan Cricket Indonesia (PCI) NTT, Dr. Inche D. P. Sayuna, mengatakan pihaknya kini diperkuat oleh pelatih asal Australia guna mendongkrak kemampuan teknis atlet daerah.
“Memang ada pelatih dari Australia yang ditugaskan untuk membantu peningkatan technical skill atlet cricket NTT,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, kehadiran pelatih ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi pelatih asal Pakistan yang sebelumnya ditugaskan oleh Cricket Indonesia dalam proses seleksi atlet menuju tim nasional. Dari evaluasi tersebut, aspek teknik para atlet dinilai masih perlu pembenahan.
Menanggapi hal itu, PCI NTT berkoordinasi dengan Cricket Indonesia dan berhasil memperoleh dukungan dari Pemerintah Australia dalam bentuk pelatih profesional.
Pelatih perempuan asal Australia, Mrs. Nicolene Snyman, kini telah berada di NTT untuk menjalankan program latihan intensif. Program ini wajib diikuti seluruh atlet, baik yang berada di dalam maupun luar daerah, sebagai bagian dari pembinaan terintegrasi.
Selain itu, dukungan juga akan berlanjut dengan kedatangan kurator lapangan cricket asal Australia, Mr Jack, pada bulan depan. Ia akan membantu pembangunan pitch untuk dua lapangan cricket di NTT agar memenuhi standar internasional.
“Seluruh pembiayaan ditanggung Pemerintah Australia. Kami hanya menyiapkan akomodasi selama kurator berada di Kupang,” jelas Inche.
Saat ini, PCI NTT juga tengah menyiapkan kebutuhan teknis dengan mengirim sampel pasir, tanah, dan rumput ke Australia untuk dianalisis. Langkah ini dilakukan guna memastikan kualitas lapangan sesuai spesifikasi internasional.
Menurut Inche, pembangunan lapangan cricket tidak bisa dilakukan secara sembarangan, melainkan harus melalui pendampingan tenaga ahli agar hasilnya optimal.
Di sisi lain, Kepala SKO NTT, Hironimus Pati, mengungkapkan bahwa pembinaan atlet juga dilakukan melalui kompetisi rutin.
“Kami menggelar pertandingan setiap Jumat sebagai bagian dari persiapan menuju PON 2028,” katanya.
Ia menilai kompetisi internal tersebut penting untuk membangun mental bertanding, menjaga ritme latihan, serta menjadi sarana evaluasi kemampuan atlet.
Hironimus juga menambahkan, kehadiran Nicolene Snyman akan berlangsung selama satu tahun ke depan untuk memperkuat pembinaan cricket di NTT.
“Hari ini kami menyambut Miss Nicolene Snyman sebagai volunteer sekaligus pelatih cricket di SKO dan Cricket NTT,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan internasional ini, diharapkan kualitas atlet dan infrastruktur cricket di NTT semakin meningkat, serta membuka peluang bagi atlet daerah untuk bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (*)

