Ahmad Yohan: Empat Pilar Bangsa Memperkuat Wawasan Kebangsaan

anggota MPR RI Ahmad Yohan dalam Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Bangsa yang berlangsung di Aula Kantor Desa Watu Enggelek, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat Selasa, (17/03/2026).

Manggarai Barat, kanalkita.com – Pemahaman tentang Empat Pilar Bangsa dapat menjadi pondasi yang kuat dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Empat pilar ini bukan sekadar simbol, tetapi juga pedoman yang harus dihayati dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini kemukakan anggota MPR RI Ahmad Yohan dalam Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Bangsa yang berlangsung di Aula Kantor Desa Watu Enggelek, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat Selasa, (17/03/2026).

READ:  Langkah Wagub NTT di Bali: Soroti Pendidikan Anak hingga Kehidupan Pekerja Bedeng

Ahmad Yohan menegaskan, penguatan Empat Pilar di tingkat desa dan kelurahan, sangat relevan untuk menjaga persatuan sekaligus menjadi pedoman pembangunan yang berpihak pada rakyat.

Disisi lain, Empat Pilar Bangsa dapat menjadi pondasi yang kuat dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Empat pilar ini bukan sekadar simbol, tetapi juga pedoman yang harus dihayati dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

READ:  Laporan Gama Ferroh Bergulir ke Mabes Polri, Kuasa Hukum Minta Kapolri Copot Kapolda NTT

Sosialisasi ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para pekerja dan tokoh agama.

” desa atau kelurahan adalah ujung tombak kehidupan masyarakat. Kalau Empat Pilar dijalankan dengan baik, maka desa akan kuat, dan bangsa ini juga akan semakin kokoh,” jelas Yohan.

Menurutnya, Pancasila bukan hanya sebagai dasar Negara, tetapi juga sebagai panduan hidup yang harus diimplementasikan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara.

READ:  PAN NTT Berbagi Berkah Ramadan, 500 Paket Sembako Disalurkan untuk Relawan dan Masyarakat

Selain itu, penguatan Empat Pilar di tingkat desa dan kelurahan, sangat relevan untuk menjaga persatuan sekaligus menjadi pedoman pembangunan yang berpihak pada rakyat.

“melalui semangat persaudaraan dan kesatuan, kita dapat bersama-sama membangun negara yang lebih baik. Mari kita terus menggugah semangat persatuan dan menyebarluaskan nilai-nilai kebajikan, dimulai dari lingkungan kita sendiri,” ujar Yohan. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *