Di Tengah Hujan, 500 Pemuda Alor Bersatu Serukan Damai Bersama Wagub NTT

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma ketika pose bersama para pemuda usai deklarasi damai mengakhiri konflik di daerah itu.

Kalabahi, kanalkita.com – Semangat persaudaraan dan tekad mengakhiri konflik mewarnai Deklarasi Damai Pemuda Alor yang dipimpin Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma di Kabupaten Alor, Selasa (23/6/2026).

Sekitar 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan menjaga keamanan di Bumi Nusa Kenari.

Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta deklarasi damai di SMK St. Yoseph Kalabahi pada pukul 16.00 WITA. Para peserta kemudian mengikuti pawai menuju Lapangan Mini Kalabahi yang menjadi pusat pelaksanaan deklarasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Alor, Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, para guru, pelajar, masyarakat umum, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Alor.

Mendampingi Wakil Gubernur NTT dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT Noldy Pellokila, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Alexon Lumba, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Henderina Laiskodat.

Setibanya di Lapangan Mini Kalabahi, seluruh peserta mengikuti doa lintas agama sebagai simbol kuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Alor yang hidup dalam keberagaman.

Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Alor menegaskan bahwa Deklarasi Damai merupakan langkah awal untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju Alor yang aman dan damai.

READ:  Johni Asadoma Tebar Spirit Kurban di Bonipoi, Rawat Toleransi dan Masa Depan Harmoni NTT

“Deklarasi damai ini merupakan langkah awal untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat menuju Kabupaten Alor yang damai. Ini adalah komitmen bersama untuk mengakhiri konflik dan menjadikan perdamaian sebagai momentum pembangunan daerah,” ujarnya.

Perwakilan GAMKI Alor menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur NTT yang telah menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, konflik yang terjadi tidak boleh dipandang hanya sebagai tawuran biasa, melainkan perlu dikaji secara menyeluruh agar solusi yang dihasilkan benar-benar menyentuh akar persoalan.

“Kami berharap pemerintah terus menginisiasi berbagai kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga energi dan potensi anak-anak muda dapat diarahkan pada hal-hal yang produktif,” katanya.

Sementara itu, tokoh adat yang mewakili masyarakat Alor mengingatkan pentingnya menjaga nilai persaudaraan yang diwariskan para leluhur.

“Kita semua adalah basudara. Dari dulu kita hidup saling mengasihi dan saling menjaga. Damai itu indah. Jika terjadi perkelahian, maka itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyelesaikannya dengan bijaksana,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengaku bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang tetap mengikuti kegiatan meskipun hujan mengguyur lokasi acara.

READ:  DPRD NTT Soroti Ketimpangan, Rekomendasi LKPJ 2025 Diteken dalam Paripurna

“Saya bersyukur karena di tengah hujan yang turun, kita semua tidak mundur. Semangat persaudaraan dan tekad menjaga perdamaian tetap menyala. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Alor memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini,” katanya.

Menurutnya, menjaga perdamaian bukan hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, guru, serta para orang tua.

Ia juga mengajak generasi muda Alor untuk menghentikan segala bentuk provokasi, adu domba, dan ujaran kebencian yang dapat merusak persatuan.

“Kepada anak-anak muda Alor, saya mengajak untuk menghentikan segala bentuk provokasi, adu domba, dan ujaran kebencian. Mari kita menjadi pelopor perdamaian, menjaga persatuan, dan memperkuat kebersamaan sebagai sesama saudara di Bumi Nusa Kenari,” tegasnya.

Johni Asadoma menilai Alor memiliki kekayaan alam, budaya, adat istiadat, dan keberagaman yang menjadi modal besar untuk pembangunan daerah. Karena itu, slogan “Alor Alamnya Lestari, Orangnya Ramah” harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin Alor dikenal sebagai daerah yang aman, damai, ramah, dan membanggakan,” ujarnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Deklarasi Nusa Kenari Aman serta penandatanganan naskah deklarasi oleh para perwakilan pemuda dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Alor sebagai simbol komitmen bersama menjaga keamanan dan kedamaian.

READ:  Wagub NTT Targetkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Belu Tembus 75 Persen, Dorong Kerja Cerdas Genjot PAD di Wilayah Perbatasan

Pada jamuan makan malam bersama para perwakilan pemuda se-Kabupaten Alor di Aula Rumah Jabatan Bupati Alor, Wakil Gubernur kembali menegaskan pentingnya mengawal komitmen yang telah dibangun melalui deklarasi tersebut.

Ia meminta agar isi deklarasi disosialisasikan secara luas melalui sekolah-sekolah, rumah ibadah, dan berbagai ruang publik agar semangat perdamaian dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, ia mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan positif seperti turnamen olahraga, kegiatan seni, musik, dan aktivitas kreatif lainnya sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus mempererat persaudaraan.

“Semua ini kita lakukan demi kebaikan Alor. Mari kita jaga kedamaian, membangun citra yang baik, menghapus stigma negatif, dan menjadikan Alor sebagai daerah yang aman, indah, serta menjadi daya tarik bagi siapa saja yang datang. Kita semua bersaudara dan harus terus belajar serta bekerja bersama demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Deklarasi Damai Pemuda Alor Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat sebagai fondasi menuju Kabupaten Alor yang aman, damai, maju, dan sejahtera. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *