PCI TTU Matangkan Persiapan Kejurda Demi Bidik Tiket PON 2028

Ketua PCI Kabupaten TTU, Kristoforus Efi (baju kuning) bersama pengurus saat bertemu Bupati TTU Falent Kebo.

Kefamenanu, kanalkita.com – Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Cricket Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi ajang seleksi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua PCI Kabupaten TTU, Kristoforus Efi, ST, usai pengurus PCI TTU bertemu Bupati TTU untuk memaparkan kesiapan atlet serta program pembinaan yang telah dijalankan dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi tersebut.

Kristoforus mengatakan para atlet cricket TTU telah menjalani persiapan intensif dalam beberapa waktu terakhir. Kejurda NTT menjadi target penting karena selain menjadi ajang perebutan prestasi, juga menjadi pintu masuk bagi atlet yang akan memperkuat kontingen NTT pada PON 2028.

READ:  Taekwondo NTT Digoyang: Pengcab Flotim Lawan SK Pengprov, Sebut Cacat dan Sepihak

“Persiapan sudah kami lakukan sejak beberapa waktu terakhir. Kami juga telah bertemu Bupati TTU untuk menyampaikan kesiapan atlet menghadapi Kejurda NTT,” ujar Kristoforus, Kamis (6/8/2026).

Ia mengungkapkan, Kabupaten TTU selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung atlet cricket di NTT. Banyak atlet asal TTU yang rutin masuk dalam skuad utama tim Cricket NTT, bahkan beberapa di antaranya pernah memperkuat Indonesia pada ajang SEA Games.

Menurutnya, tradisi prestasi tersebut menjadi motivasi bagi atlet muda TTU untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaik pada Kejurda nanti.

Kabupaten TTU akan mengirimkan atlet pada nomor putra, putri, serta sejumlah kelas pertandingan lainnya. Seluruh atlet dipersiapkan untuk bersaing memperebutkan medali sekaligus peluang masuk tim Cricket NTT menuju PON 2028.

READ:  Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

“Kabupaten TTU sudah mempersiapkan atlet-atlet cricket yang akan dikirim ke Kupang untuk bersaing dalam Kejurda NTT. Event ini menjadi momentum seleksi atlet cricket untuk persiapan PON,” katanya.

Kejurda Cricket NTT sendiri akan berlangsung di Lapangan Cricket NTT, Kupang, yang dibangun melalui kolaborasi PCI bersama Pemerintah Provinsi NTT sebagai venue pembinaan sekaligus pertandingan.

Kristoforus menegaskan optimisme bahwa cricket tetap menjadi salah satu cabang olahraga andalan NTT di tingkat nasional. Ia mengingatkan bahwa pada beberapa edisi PON sebelumnya, tim Cricket NTT selalu mampu mempersembahkan medali emas, perak, maupun perunggu.

“Karena sudah beberapa kali PON, tim Cricket NTT selalu mendapat medali baik itu medali emas, perak dan perunggu,” ujarnya.

READ:  Cricket NTT Kehadiran Pelatih Perkuat Latihan Atlet Selama Setahun

Dalam sejarah Kejurda NTT, lanjut Kristoforus, kontingen TTU juga hampir selalu menjadi penyumbang medali. Karena itu, pihaknya menargetkan prestasi serupa dapat dipertahankan pada Kejurda tahun ini.

“Kami berharap atlet-atlet TTU kembali meraih medali dan yang terpenting bisa terpilih memperkuat tim NTT pada PON 2028,” katanya.

Sebagai informasi, Provinsi NTT akan menjadi tuan rumah cabang olahraga cricket pada PON 2028. Status sebagai tuan rumah sekaligus rekam jejak prestasi yang dimiliki membuat cricket diharapkan kembali menjadi penyumbang medali bagi kontingen NTT di pesta olahraga nasional tersebut. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *