KUPANG – Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menerima kehadiran seorang pelatih berkebangsaan Australia untuk memperkuat latihan bagi para atlet. Pelatih itu akan memberi pelatihan selama setahun kedepan.
“Kita kehadiran satu orang pelatih cricket asal Austarlia, Mrs. Nicolene Snyman yang akan berada di NTT selama satu tahun untuk memperkuat tim pelatih Cricket NTT,” kata Ketua PCI NTT Dr. Inche D. P Sayuna, Jumat (27/3/2026).
Pelatih ini, bakal memberikan pelatihan bagi atlet, terlebih dalam teknik. Sebab, dalam evaluasi sebelumnya bersama seorang pelatih asal Pakistan, atlet cricket NTT membutuhkan penguatan dari sisi teknik. Kehadiran pelatih dari luar negeri itu, baginya bisa membawa suasana baru bagi atlet.
Selain kehadiran seorang pelatih, PCI NTT juga menerima kedatangan kurator dari Australia, Jake Pavlich. Kurator akan membantu dan memastikan penyelesaian pembuatan lapangan cricket tahap satu.
Jake merupakan Kepala Perawatan Lapangan Criket di Northen Territory. Nantinya dia akan memastikan kesiapan pitch installation untuk cricket internasional ground di NTT.
“Jake berada di Kupang sampai selesai pembuatan pitch jadi kurang lebih satu bulan. Jika memungkinkan sekaligus dengan pitch untuk lapangan yang kedua,” ujarnya.
Ketua IWAPI NTT itu menyebut, saat ini pihaknya tengah menunggu kondisi cuaca stabil dan curah hujan menurun untuk menuntaskan pitch. Kehadiran kurator itu, sepenuhnya dibiayai pemerintah Federal Australia.
Inche Sayuna yang juga anggota DPRD NTT itu mengaku, semua bahan untuk pembuatan pitch sudah disiapkan. Bahan seperti pasir dan batu bahkan telah melewati uji laboratorium di Bali. Semua bahan, kata dia, berasal dari NTT.
“Semua bahan sudah tersedia di lokasi. Bahan-bahan ini harus diayak dan dikeringkan. Itulah sebabnya cuaca tidak boleh terus hujan,” katanya.
Langkah ini, menurut Inche Sayuna, merupakan dukungan dari PCI Pusat. Inche menyampaikan terima kasih atas dukungan itu. Paling tidak, dengan latihan lebih ketat dan terukur akan memberi dampak positif bagi atlet dan target.
Dia menyebut, PCI Pusat sendiri memiliki perhatian serius kepada atlet cricket dari NTT. Dengan dukungan ini, setidaknya menjadi penyemangat bagi atlet dan pengurus menyambut berbagai kejuaraan cricket.
“Kami bersyukur dengan dukungan penuh dari PCI yang mendatangkan pelatih Nicolene dari Australia dan Jake sebagai kurator. Bantuan luar biasa dari PCI Indonesia dan Pemerintah Australia,” ujarnya.
Rencananya, setelah lapangan cricket bertaraf internasional selesai dibangun, PCI NTT akan melaksanakan uji coba dan kejuaraan dengan mengundang tim cricket dari Timor Leste dan Australia.
Inche Sayuna mengatakan, semua proses ini semata ingin mempersiapkan tim dan sarana dalam menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 yang akan diselenggarakan di NTT dan NTB. PCI NTT sendiri menargetkan lima medali emas dalam ajang tersebut.
Menurut Inche Sayuna, kolaborasi antara PCI NTT, PCI Pusat dan Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata itu merupakan wujud nyata dari insan cricket NTT demi mempersembahkan medali emas bagi NTT di PON mendatang.
Kepala SKO Flobamorata Kupang Hironimus Pati menyebut, pelatih Nicolene Snyman telah tiba di Kupang, Selasa (17/3/2026) lalu. Ia menyebut, kehadiran Nicolene merupakan realisasi janji dari Ketua Umum PCI Pusat, Abhiram Singh Yadav, yang berulang-ulang berkunjung ke NTT.
“Saat PON di Aceh – Medan saya selaku kepala SKO Flobamorata Kupang bersama dengan Ketua PCI NTT dan badan pengurus bertemu dengan Ketua PCI Pusat menjelaskan terkait dengan pembinaan atlet di NTT teristimewa di SKO Flobamorata Kupang,” kata Hironimus.
Ia mengaku, pertemuan tersebut mendapatkan sambutan baik serta apresiasi dari Ketua PCI Pusat. Karena SKO Flobamorata Kupang merupakan satu-satunya sentra olahraga (SKO) di Indonesia yang secara terstruktur dan sistematis membina cabang olahraga Cricket.
Sebagai bentuk dukungan PCI Pusat kepada SKO Flobamorata Kupang dan PCI NTT, Ketua PCI Pusat berjanji untuk mendatangkan Pelatih dari Australia untuk membina para atlet Cricket NTT. Bukan hanya itu, Ketua PCI Pusat juga berjanji memfasilitasi peralatan-peralatan Criket yang ada di Australia untuk didonasikan ke SKO Flobamorata Kupang dan PCI NTT.
“Puji Tuhan, janji itu bukan sekedar wacana, tetapi terealisasi, SKO menyambut Miss Nicolene Snyman yang juga adalah volunteer dan pelatih Criket di SKO dan PCI NTT. Selaku kepala sekolah dan merupakan bagian dari Pengurus PCI NTT, saya menyampaikan terimakasih atas hal baik ini,” ujarnya. (*)

