PCI Rote Ndao Resmi Dilantik, Ketua PCI NTT Inche Sayuna Bidik Generasi Emas Cricket NTT Menuju PON 2028

Ketua Umum Pengprov PCI NTT, Dr. Inche D. P. Sayuna saat melantik Ketua Pengcab Cricket Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan. Selasa (2/9/2026).

Rote Ndao, Kanalkita.com – Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kabupaten Rote Ndao resmi memiliki kepengurusan baru masa bakti 2026 – 2030. 

Pelantikan Pengurus Cabang (Pengcab) PCI Rote Ndao pada Selasa (2/9/2026) dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus mempertahankan Rote Ndao sebagai salah satu lumbung atlet cricket Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Umum Pengprov PCI NTT, Dr. Inche D. P. Sayuna, mengatakan kepengurusan baru yang dipimpin Apremoi Dudelusy Dethan tidak boleh hanya berorientasi pada administrasi organisasi, tetapi harus menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet cricket berprestasi.

“Atas nama Pengurus Provinsi PCI NTT, saya mengucapkan selamat kepada Ibu Apremoi Dudelusy Dethan beserta seluruh jajaran pengurus yang resmi dilantik hari ini. Momen ini bukan sekadar pengukuhan struktural, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga cricket di Kabupaten Rote Ndao,” kata Inche Sayuna dalam sambutannya.

Ia berharap Pengcab PCI Rote Ndao mampu membangun organisasi yang solid, memperkuat sistem pembinaan atlet, serta menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, KONI, sekolah, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga.

READ:  Dapat Suntikan Australia, Cricket NTT Genjot Skill Atlet dan Standar Lapangan Internasional

Menurut Inche Sayuna, tantangan pertama sudah berada di depan mata. Pada Oktober 2026 mendatang, NTT akan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

Ajang tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengevaluasi hasil pembinaan sekaligus menemukan bibit-bibit atlet muda potensial, khususnya dari Kabupaten Rote Ndao.

“Kita harus mempersiapkan para atlet sejak dini, sebab prestasi nyata tidak pernah lahir secara instan, melainkan lewat pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan,” tegasnya.

Rote Ndao Tiga Kali Jadi Pilar Tim Cricket NTT di PON

Anggota DPRD NTT itu menegaskan, Rote Ndao memiliki rekam jejak kuat dalam perjalanan cricket NTT di tingkat nasional.

Atlet-atlet asal Rote Ndao tercatat tiga kali berturut-turut menjadi pilar kekuatan tim cricket NTT pada ajang PON, yakni PON XIX Jawa Barat 2016, PON XX Papua 2021, hingga PON XXI Aceh-Sumut 2024.

“Kontribusi emas ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

Konsistensi prestasi tersebut, lanjut Inche Sayuna, turut menempatkan cricket NTT sebagai satu-satunya cabang olahraga beregu yang mendapat predikat super prioritas di NTT dari KONI NTT.

READ:  Sentuhan Inche Sayuna di Balik Sukses, Atlet SKO NTT Tembus Timnas dan Harumkan Indonesia di Kancah Cricket Dunia

Predikat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi cricket NTT dalam menjaga prestasi sekaligus mengukir capaian secara progresif.

Dorong Lapangan Cricket Bertaraf Internasional

Menghadapi PON 2028, PCI NTT tidak hanya mempersiapkan atlet. Anggota DPRD Dapil Timor Tengah Selatan (TTS) ini mengatakan, ketersediaan sarana dan prasarana juga menjadi perhatian penting.

Inche Sayuna mengatakan pembangunan lapangan cricket bertaraf internasional di NTT menjadi salah satu langkah strategis yang terus didorong.

Menurut Ketua IWAPI NTT ini, fasilitas tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk pertandingan, tetapi juga menjadi pusat latihan jangka panjang bagi atlet cricket NTT.

“Kita ingin memastikan bahwa pada PON 2028 kelak, NTT tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga mampu mengukir prestasi puncak,” katanya.

Karena itu, ia mengajak PCI Kabupaten Rote Ndao mengambil peran aktif dalam mempersiapkan atlet menuju berbagai kompetisi, termasuk PON 2028.

“Teruslah melangkah dengan pembinaan yang terarah, rangkul generasi muda, berikan jam terbang bertanding, dan jangan pernah berhenti menggali potensi baru,” pesan Inche Sayuna.

READ:  Derni Bangi, Putri dari NTT yang Menggetarkan Kuala Lumpur: Empat Wicket, Satu Kebanggaan Indonesia

Pengurus Diminta Jadi Penggerak Atlet Muda

Kepada Ketua Umum PCI Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan dan seluruh jajaran pengurus, Inche Sayuna berpesan agar kepengurusan periode 2026–2030 mampu menghadirkan program pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.

“Jangan hanya menjadi pengurus organisasi, tetapi jadilah penggerak lahirnya generasi atlet cricket berprestasi,” tegasnya.

Ia memastikan Pengprov PCI NTT akan terus membuka ruang koordinasi dan kolaborasi dengan Pengcab PCI Rote Ndao.

“Pengprov PCI NTT akan selalu terbuka untuk berkoordinasi, berkolaborasi, dan berjalan berdampingan bersama Pengcab PCI Kabupaten Rote Ndao,” ujarnya.

Pelantikan kepengurusan baru tersebut diharapkan menjadi titik awal semakin kuatnya pembinaan cricket di Rote Ndao dan NTT.

Dengan rekam jejak prestasi yang telah dibangun, Rote Ndao diharapkan kembali melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu memperkuat tim cricket NTT di pentas nasional hingga internasional.

“Cricket NTT: Ketong Bisa Ketong Juara! Cricket Indonesia: Menembus Dunia!”. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *