KUPANG – Kota Kupang akan menjadi tuan rumah Perayaan Paskah Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira).
Panitia saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan menjelang kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 tersebut.
Perayaan berskala nasional ini direncanakan akan dihadiri Ketua Dewan Pembina Gekira, Hashim Djojohadikusumo, bersama sejumlah tokoh nasional dan daerah.
Ketua Panitia kegiatan yang juga Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, mengatakan persiapan terus dipacu mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat sehingga langkah-langkah strategis harus segera dilakukan menuju acara puncak.
“Karena waktu kita sudah cukup sempit, maka kita harus segera mengambil langkah-langkah kegiatan menuju kepada acara puncak tersebut,” ujar Johni Asadoma di Kupang, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung selama dua hari dengan empat agenda utama, yakni seminar kebangsaan, penanaman pohon, kebaktian Paskah bersama, serta penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat.
Panitia juga tengah mempertimbangkan sejumlah lokasi di Kota Kupang sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Pemilihan lokasi akan disesuaikan dengan kapasitas karena kegiatan tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 3.000 hingga 4.000 peserta.
Menurut Johni, peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur, antara lain pengurus pusat dan daerah Gekira, anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, pengurus Gerindra NTT, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, para kepala daerah, perwakilan denominasi gereja, komunitas difabel, hingga masyarakat umum.
Selain ibadah perayaan Paskah, kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan seminar kebangsaan bertema “Membangun Ketahanan Iman di Era Disrupsi Informasi.”
Seminar tersebut rencananya menghadirkan sejumlah narasumber nasional serta tokoh gereja untuk membahas tantangan kehidupan beriman di tengah derasnya arus informasi digital. (*)

