Cegah Sejak Dini, Pemkot Kupang Gencarkan Edukasi HIV/AIDS untuk Pelajar SMP

Pemkot Kupang ketika menggelar sosialisasi bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (16/4/2026).

KUPANG – Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS melalui edukasi sejak usia dini. 

Salah satunya dilakukan lewat kegiatan sosialisasi bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (16/4/2026).

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., yang mewakili Wali Kota Kupang, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pemahaman yang benar kepada generasi muda terkait HIV/AIDS. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya, Ketua Persatuan Istri Anggota (PIA) DPRD Kota Kupang Jacqlyne Getruida Odja, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang Ellisah Pelt Tobing, perwakilan DWP Provinsi NTT, serta para narasumber dari kalangan tenaga kesehatan dan praktisi.

READ:  Didorong Pusat, Kota Kupang Tancap Gas Jadi Role Model Pengelolaan Sampah di NTT

Dalam sambutannya, Jefry Pelt menekankan bahwa edukasi yang tepat dan komunikatif menjadi kunci dalam membangun kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun pemahaman yang benar sejak dini. Apa yang adik-adik peroleh hari ini diharapkan menjadi bekal untuk menjaga diri, membentuk pola hidup sehat, serta berkontribusi dalam lingkungan sosial dan keluarga,” ujarnya.

READ:  Relaksasi Jadi Kunci! Wali Kota Kupang Soroti Tekanan Fiskal, Kemendagri Siapkan Strategi Dongkrak PAD

Jefry Pelt juga menambahkan bahwa keberhasilan program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, sangat bergantung pada sinergi semua pihak. Edukasi terkait pencegahan HIV/AIDS dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia, Dellya Loa-Johanes, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Kupang dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, generasi muda perlu dibekali informasi yang akurat dan komprehensif agar mampu melindungi diri dari berbagai risiko.

READ:  Harmoni Ribuan Suara Pelajar Menggema di HUT Kota, Wakil Wali Kota Kupang Resmi Buka Lomba Paduan Suara 2026

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS, termasuk cara penularan dan pencegahannya, sehingga para pelajar mampu menjaga diri,” jelasnya.

Sosialisasi ini diikuti oleh 60 siswa perwakilan dari 21 SMP di Kota Kupang. Para peserta mendapatkan materi terkait kebijakan pemerintah serta edukasi mengenai bahaya HIV/AIDS dan langkah-langkah pencegahan di kalangan remaja.

Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami informasi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *