Kupang 140 Tahun: Wali Kota Serukan Semangat Melayani, Perkuat Persaudaraan dan Luncurkan Karnaval Budaya Perdana

Pose bersama usai perayaan HUT -140 Kota Kupang

KUPANG – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang dan Hari Jadi ke-30 sebagai daerah otonom dimanfaatkan Christian Widodo untuk menegaskan kembali semangat pelayanan dan kebersamaan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Bertindak sebagai pembina upacara yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (25/4/2026), Wali Kota Christian mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai refleksi perjalanan panjang kota yang sarat pengorbanan dan kerja kolektif.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi wujud rasa syukur karena kita telah menjadi saksi perjalanan panjang penuh pengorbanan, pelayanan, dan kebersamaan,” ujarnya di hadapan peserta upacara yang turut dihadiri Serena C. Francis, jajaran Forkopimda, ASN, serta masyarakat.

Ia menekankan, peringatan tahun ini semakin bermakna karena bertepatan dengan Hari Otonomi Daerah. Menurutnya, otonomi bukan hanya soal kewenangan, melainkan tanggung jawab menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

READ:  Wali Kota Kupang Raih Top Strategic Leadership 2026, Bukti Transformasi Kota di Kawasan Timur Indonesia

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Christian kembali mengingatkan filosofi dasar pemerintahan Kota Kupang: memerintah adalah melayani. Ia berharap semangat tersebut terus menjadi budaya kerja di seluruh perangkat daerah.

Salah satu terobosan yang diumumkan adalah pelaksanaan perdana Malam Karnaval Budaya sebagai ruang ekspresi lintas etnis di Kota Kupang. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan bahkan berskala nasional.

“Karnaval budaya ini adalah mimpi kita bersama agar mampu menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi daerah,” katanya.

Di sisi lain, Wali Kota Christian juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Kota Kupang tercatat mencapai 5,7 persen, sanitasi rumah tangga 80 persen, serta peningkatan indeks kebersihan dari 41,93 menjadi 58. 

READ:  994 Usulan Pembangunan Mengalir ke Meja Pemkot, Forum RKPD 2027 Kota Kupang Resmi Dibuka

Selain itu, angka stunting berhasil ditekan hingga 16,8 persen, indeks pelayanan publik berada pada kategori A-, serta pengelolaan keuangan daerah meraih nilai 94,17—tertinggi di NTT.

Peningkatan juga terjadi pada infrastruktur, dengan perbaikan jalan termasuk jalan lingkungan mencapai 80,18 persen. Sementara di sektor sosial, program layanan kedukaan gratis dan jaminan kesehatan darurat bagi masyarakat kurang mampu terus berjalan optimal.

Menurutnya, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. “Kalau kita berjalan sendiri, kita hanya setetes air. Tetapi jika bersama, kita menjadi samudera luas,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun Kota Kupang dengan semangat persaudaraan. “Marilah kita bangun kota ini bukan dengan ego, tetapi dengan cinta. Kota ini bukan hanya milik kita hari ini, tetapi milik generasi masa depan,” tegasnya.

READ:  Wali Kota Kupang Resmikan Yayasan Sola Gratia Kupang, Dorong Penguatan Pendidikan dan Kesehatan Berbasis Pelayanan

Dalam rangkaian upacara, Pemerintah Kota Kupang juga menyerahkan berbagai penghargaan dan bantuan, di antaranya Satya Lencana Karya Satya bagi ASN, santunan purna tugas dan ahli waris ASN, bantuan sosial, hingga sarana kebersihan berupa motor sampah untuk mendukung layanan persampahan di tingkat kelurahan.

Selain itu, disalurkan pula bantuan alat bantu disabilitas, paket sembako, hibah bagi lembaga keagamaan, serta dukungan bagi panti asuhan. Pemerintah juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba, termasuk lomba bercerita tingkat PAUD se-Kota Kupang.

Peringatan ini menjadi penegas bahwa di usia ke-140 tahun, Kota Kupang terus bergerak maju dengan semangat pelayanan, persatuan, dan kolaborasi menuju masa depan yang lebih baik. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *