Kupang Barat – Badan Pekerja Daerah Gereja Bethel Indonesia (BPD GBI) Nusa Tenggara Timur resmi mengukuhkan Pdm. Yokfen A. Bamae, M.Th sebagai Gembala GBI Jemaat Eklesia Oelii dalam ibadah peneguhan yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita, Minggu (3/5/2026).
Pengukuhan ini menandai peralihan kepemimpinan dari Pdm. Lambartus Akmone kepada Pdm. Yokfen Bamae. Pergantian tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi, seiring usia Pdm. Lambartus yang telah lanjut setelah sekian lama melayani dengan dedikasi tinggi. Warisan pelayanan, keteladanan iman, serta pengabdiannya dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jemaat ke depan.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Ketua BPD GBI NTT, Pdt. Odermaks Sombu. Dalam khotbahnya yang mengacu pada Ibrani 13:7, ia menekankan tiga hal penting bagi jemaat, yakni menghargai pemimpin rohani, belajar dari teladan hidup mereka, serta meneladani iman yang setia sampai akhir.
Ketua Perwil GBI Kabupaten Kupang, Pdt. Jose Alves Pereira, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada gembala yang baru dikukuhkan.
Ia menegaskan bahwa jabatan gembala bukan sekadar posisi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut tanggung jawab, pengorbanan, dan kesetiaan.
“Ini bukan sekadar sebuah jabatan, tetapi sebuah panggilan ilahi yang penuh tanggung jawab, pengorbanan, dan kesetiaan dalam melayani Tuhan dan umat-Nya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan yang baru agar pelayanan gereja semakin bertumbuh dan berdampak luas. Selain itu, penghargaan disampaikan kepada Pdm. Lambartus Akmone atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini.
Sementara itu, Pdm. Yokfen A. Bamae dalam ungkapan syukurnya menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan anugerah Tuhan semata.
“Ini bukan karena kekuatan atau kemampuan saya, tetapi semata-mata karena kasih karunia Tuhan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPD GBI NTT, BPW GBI Kabupaten Kupang, serta seluruh jemaat dan keluarga yang telah mendukung perjalanan pelayanannya. Secara khusus, ia memberikan penghormatan kepada gembala sebelumnya yang telah meletakkan dasar kuat bagi pertumbuhan jemaat.
Pdm. Yokfen mengakui tugas sebagai gembala bukanlah hal ringan, namun ia optimistis dengan dukungan jemaat, pelayanan gereja akan terus berkembang.
“Saya rindu agar GBI Jemaat Eklesia Oelii menjadi gereja yang hidup, berdampak, dan menjadi berkat bagi banyak orang,” ujarnya.
Ibadah pengukuhan ini turut dihadiri sejumlah pengurus BPD GBI NTT, di antaranya Wakil Sekretaris II Pdp. Simon Muni Atupah, Bendahara Pdt. Ami Hailitik, Ketua DPA Pdm. Imelda Sara Taneo, Wakil Bendahara Pdm. Susan Tubatonu, serta para hamba Tuhan dari berbagai wilayah di Kabupaten dan Kota Kupang. (*)

