Dikebut Siang-Malam, SMA Unggul Garuda di So’e TTS Siap Sambut Siswa Baru

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, meninjau langsung progres pembangunan SMA Unggul Garuda di Kelurahan Karangsiri, Kecamatan Kota So’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (6/5/2026).

So’e – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, meninjau langsung progres pembangunan SMA Unggul Garuda di Kelurahan Karangsiri, Kecamatan Kota So’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (6/5/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek sekolah unggulan tersebut berjalan sesuai target dan siap difungsikan pada tahun ajaran baru.

Dalam kunjungan itu, Wagub bersama rombongan berkeliling area proyek guna melihat perkembangan pembangunan, mulai dari gedung utama hingga asrama dan fasilitas pendukung lainnya.

Turut mendampingi, Bupati TTS Buce Lio, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo, serta Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan NTT Joaz Billy Oemboe Wanda.

Dalam laporan yang disampaikan di lokasi, progres pembangunan telah mencapai sekitar 27 persen, melampaui target awal sebesar 25 persen.

READ:  Demo Sopir Pick Up Kembali Ricuh, Gerbang Kantor Gubernur NTT Dirusak Dua Kali, Pemprov Siapkan Jalur Hukum

“Kami melaporkan bahwa pembangunan ini sudah mengalami kemajuan kurang lebih 27 persen. Ini patut kita syukuri dan banggakan,” ujar Johni Asadoma.

Ia menegaskan, kehadiran SMA Unggul Garuda merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi NTT dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul. Sekolah ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang kompetitif dan berdaya saing.

“Ini peluang emas bagi anak-anak NTT. Kita harus siapkan mereka agar bisa menjadi manusia hebat di masa depan,” tegasnya.

Proyek pembangunan sekolah ini menelan anggaran sekitar Rp200 miliar. Pemerintah Provinsi NTT juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas penetapan wilayah TTS sebagai lokasi pembangunan sekolah unggulan tersebut.

READ:  Rektor Undana Puji Johanis Asadoma Saat Wisuda Doktor: Teladan Bahwa Belajar Tak Mengenal Jabatan

Sementara itu, Manager Teknik PT Nindya Karya, Marganda Purba, menjelaskan proyek dimulai sejak 21 Maret 2026 dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

 Namun, sejumlah fasilitas prioritas dipercepat penyelesaiannya agar bisa digunakan pada Juni 2026, bertepatan dengan penerimaan siswa baru.

“Bangunan prioritas yang dikejar selesai Juni antara lain gedung sekolah, asrama putra-putri, kantin, serta hunian guru dan staf,” jelasnya.

Untuk mengejar target tersebut, pihak kontraktor menambah jumlah tenaga kerja serta menerapkan sistem kerja bergilir hingga dini hari, dengan tetap memperhatikan aspek kenyamanan lingkungan.

Saat ini, jumlah tenaga kerja mencapai 630 orang dan akan ditingkatkan menjadi 800 orang. Sekitar 30 persen di antaranya merupakan tenaga lokal, sementara sisanya berasal dari luar daerah.

READ:  Wagub NTT Tinjau Jalan Rusak di Rote Ndao, Perbaikan Letelangga Dipercepat

Secara teknis, pembangunan gedung sekolah telah memasuki tahap struktur lantai dua, termasuk pengecoran ring balok. Material baja juga telah tersedia dan segera didistribusikan ke lokasi proyek.

Selain gedung utama, proyek ini mencakup pembangunan laboratorium, perpustakaan, gedung serbaguna, lapangan olahraga indoor, perumahan guru, rumah kepala sekolah, hingga gerbang utama kawasan.

SMA Unggul Garuda dirancang menampung sekitar 160 siswa per angkatan dan diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan di NTT dengan fasilitas modern serta sistem pembelajaran berkualitas. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *