“Bedah Masalah dengan Kejujuran” Wali Kota Kupang Dorong Kolaborasi Lintas Sektor demi Program Tepat Sasaran

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo (tengah), Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis dan Sekda Kota Kupang Jefry Pelt (kanan) saat pembukaan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Lintas Sektor lingkup Pemerintah Kota Kupang di Hotel Kristal Kupang, Rabu (15/4/2026).

Kupang — Wali Kota Kupang, dr Christian Widodo menegaskan pentingnya kejujuran dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran. 

Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Evaluasi dan Koordinasi Lintas Sektor lingkup Pemerintah Kota Kupang di Hotel Kristal Kupang, Rabu (15/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, Sekretaris Daerah Jeffry E. Pelt, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, direktur perusahaan daerah, hingga para camat se-Kota Kupang.

Dalam arahannya, Christian Widodo  menekankan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk mengurai berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan program di lapangan. 

Ia menegaskan, keberhasilan program tidak bisa dicapai secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi kuat antar perangkat daerah.

“Tujuan kita hari ini adalah berdiskusi lintas sektor, mencari tahu kenapa ada program yang belum berjalan, dan menemukan solusi bersama. Satu program tidak bisa dikerjakan sendiri, butuh dukungan banyak pihak,” ujarnya.

READ:  Paskah dan HUT ke-28 GMIT Moria Liliba, Wawali Kupang Tekankan Toleransi dan Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Ia mencontohkan pengembangan kawasan Saboak di Taman Nostalgia sebagai program yang melibatkan banyak sektor, mulai dari penataan kawasan, keamanan, kebersihan, hingga pengelolaan lalu lintas. 

Menurutnya, kolaborasi semacam ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Kota Kupang. Dia mengajak seluruh jajaran untuk terbuka dan jujur dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi. 

Christian Widodo menegaskan, rapat evaluasi bukanlah forum untuk mencari kesalahan, melainkan mencari solusi konkret.

“Jangan sembunyikan masalah. Sampaikan apa adanya supaya bisa kita bantu. Ini bukan forum untuk menyalahkan, tapi untuk mencari jalan keluar,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya fokus pada program prioritas, seperti pengembangan koperasi dan UMKM, serta penyaluran beasiswa yang tepat sasaran berbasis data masyarakat kurang mampu. Penggunaan data yang akurat dan terintegrasi, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

READ:  Dari Ruang Kelas ke Dunia Robot: Wali Kota Kupang Dukung Lahirnya Generasi Teknologi

Dalam penyampaiannya, Christian Widodo mengibaratkan proses evaluasi sebagai “membedah masalah dengan pisau kejujuran” yang harus ditindaklanjuti dengan keberanian dalam mengeksekusi solusi.

“Kita tidak boleh hanya bagus di laporan, tapi lemah di pelaksanaan. Yang kita butuhkan adalah keberanian untuk menindaklanjuti hasil evaluasi,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun sistem kerja yang kuat dan berkelanjutan, sehingga program tidak bergantung pada individu, melainkan tetap berjalan optimal meski terjadi pergantian personel.

Mengakhiri arahannya, ia menegaskan bahwa keberanian mengakui kelemahan merupakan langkah awal menuju perbaikan.

“Mereka yang berani melihat kelemahan adalah mereka yang layak memperbaiki keadaan. Kita tidak mencari siapa yang salah, tapi langkah ke depan yang harus kita ambil,” pungkasnya.

READ:  Didorong Pusat, Kota Kupang Tancap Gas Jadi Role Model Pengelolaan Sampah di NTT

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serena C. Francis turut menekankan pentingnya keterbukaan seluruh perangkat daerah dalam forum evaluasi. Ia meminta setiap permasalahan disampaikan secara jujur, singkat, dan jelas agar pembahasan lebih fokus pada solusi.

Ia juga mendorong keterbukaan terhadap berbagai sudut pandang, termasuk masukan dari LSM dan sektor swasta, guna memperkuat kualitas program pemerintah.

“Kita harus terbuka terhadap kritik yang membangun dan peluang kerja sama. Semua itu penting agar program berjalan lebih baik dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rapat evaluasi ini direncanakan akan dilaksanakan secara berkala sebagai upaya memperkuat sinergi antar perangkat daerah, meningkatkan efektivitas program, serta memastikan pembangunan di Kota Kupang berjalan optimal dan tepat sasaran. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *