Gempa Flores, Ahmad Yohan Gerakkan PAN NTT dan Jadikan Rumah PAN sebagai Posko Kemanusiaan

Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan, bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Sabtu (15/8/2026) pagi berkekuatan 7,7 magnitudo dengan menginstruksikan seluruh jajaran PAN di wilayah terdampak untuk hadir dan membantu masyarakat.

Kupang, kanalkita.com — Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan, bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Sabtu (15/8/2026) pagi berkekuatan 7,7 magnitudo dengan menginstruksikan seluruh jajaran PAN di wilayah terdampak untuk hadir dan membantu masyarakat.

Ahmad Yohan meminta DPD PAN Kabupaten Nagekeo, Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur segera membentuk Satgas Peduli Bencana guna membantu masyarakat terdampak sesuai dengan kemampuan dan kondisi di lapangan.

READ:  Wakil Ketua TP PKK NTT Vera Asadoma Bawa Bantuan dan Semangat untuk Warga Terdampak Gempa di Tiga Kabupaten

Dalam instruksi tersebut, Ahmad Yohan juga meminta Rumah PAN di setiap daerah difungsikan sebagai Posko Kemanusiaan/Peduli Gempa. 

Posko ini menjadi pusat koordinasi, informasi, pendataan kebutuhan warga, sekaligus tempat mengonsolidasikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Untuk memastikan gerakan kemanusiaan berjalan terkoordinasi, Ahmad Yohan menunjuk Kamarudin sebagai Ketua Satgas Peduli Bencana PAN NTT. 

Kamarudin bertugas mengoordinasikan pergerakan satgas, memantau kondisi wilayah terdampak, mengonsolidasikan laporan dari daerah, serta menyampaikan perkembangan situasi kepada DPW PAN NTT.

READ:  Wakil Gubernur NTT: Gereja Merupakan Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Karakter dan Kemajuan Daerah

Ahmad Yohan juga meminta seluruh pengurus DPD dan DPC PAN untuk terlebih dahulu memastikan keselamatan kader dan keluarga masing-masing, sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi masyarakat di wilayahnya.

“Dalam situasi bencana seperti ini, PAN harus hadir bersama rakyat. Rumah PAN harus dibuka dan dijadikan posko kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kita bergerak dengan kemampuan yang ada, dengan semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan,” tegas Ahmad Yohan, Sabtu.

READ:  26 Warga Meninggal, 12.423 Rumah Terdampak, Wagub NTT: Dahulukan Makan dan Minum

Menurutnya, politik tidak hanya berbicara tentang kekuasaan dan kontestasi, tetapi juga tentang keberpihakan dan kehadiran nyata ketika rakyat menghadapi situasi sulit.

Ahmad Yohan menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores.

“Semoga seluruh masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan. PAN NTT akan terus berkoordinasi dan berupaya hadir membantu sesuai kemampuan,” tutupnya. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *