Seba, Kanalkita.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sabu Raijua menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak untuk enam kecamatan di Kabupaten Sabu Raijua.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Penginapan Manna, Seba, Kamis (28/5/2026), menjadi momentum penting bagi PAN dalam melakukan pembaruan kepengurusan sekaligus memperkuat konsolidasi partai menghadapi agenda politik mendatang.
Ketua DPD PAN Sabu Raijua, Livingston Ratu Kadja, mengatakan pembaruan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kecamatan merupakan bagian dari strategi penguatan organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Pembaruan pengurus kecamatan bertujuan untuk mempersiapkan strategi menghadapi pemilu legislatif maupun pilkada yang akan datang,” ujar Livingston.
Menurutnya, sebagai partai pengusung yang turut memenangkan Pilkada sebelumnya, PAN berkomitmen mendukung seluruh program pembangunan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua selama lima tahun ke depan.
Selain menjadi forum pemilihan pengurus baru, Muscab juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kerja organisasi selama ini serta menyusun langkah-langkah strategis guna memperluas basis dukungan PAN di seluruh wilayah Kabupaten Sabu Raijua.
Suasana Muscab berlangsung penuh semangat kekeluargaan dan demokratis. Para kader tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan pesan utama yang terus digaungkan yakni menjaga persatuan dan memperkuat soliditas kader.
Sekretaris DPD PAN Sabu Raijua, Hagai Hili Buru, menegaskan bahwa saat ini PAN baru memiliki satu kursi di DPRD Kabupaten Sabu Raijua. Karena itu, Muscab menjadi momentum untuk membangun kekuatan partai yang lebih besar.
“Ke depan, target PAN Sabu Raijua adalah memastikan keterwakilan partai di seluruh daerah pemilihan (dapil). Ini menjadi pekerjaan bersama seluruh kader dan pengurus untuk membangun kekuatan partai dari tingkat desa hingga kecamatan,” tegasnya.
Ia menilai target tersebut hanya dapat dicapai melalui konsolidasi yang kuat, kerja politik yang terukur, dan kehadiran nyata kader dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPW Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) NTT, Kamarudin, yang mewakili Ketua DPW PAN NTT, menegaskan bahwa PAN lahir dari semangat reformasi dan tetap terbuka bagi seluruh golongan masyarakat.
Menurutnya, Muscab merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperbarui semangat juang kader, serta memastikan struktur partai di tingkat cabang benar-benar aktif dan hadir di tengah masyarakat.
“Kader PAN tidak boleh jauh dari rakyat. Kita harus menjadi pendengar yang baik, penyerap aspirasi yang jujur, dan pelaksana solusi yang nyata. Karena kekuatan PAN bukan hanya pada struktur, tetapi pada kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bergabungnya sejumlah politisi senior ke PAN Sabu Raijua menjadi energi baru yang diharapkan mampu memperkuat posisi partai di daerah tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Sabu Barat, David Djara Liwe, berharap PAN tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas politik, memperkuat demokrasi, serta mengawal pembangunan daerah yang berpihak kepada masyarakat.
“Muscab bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum konsolidasi untuk melahirkan kepemimpinan yang solid, visioner, dan mampu menjawab tantangan daerah ke depan,” katanya.
Muscab Serentak PAN Sabu Raijua turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan partai politik, Bawaslu, KPU Kabupaten Sabu Raijua, serta berbagai tamu undangan lainnya.
Hadir pula utusan DPW PAN NTT, yakni Wakil Sekretaris I DPW PAN NTT Yesua Koro dan Wakil Ketua DPW PAN NTT Gulam Bahri.
Melalui Muscab serentak ini, PAN Sabu Raijua berharap lahir kepengurusan baru yang aktif, progresif, dan mampu membangun komunikasi politik yang kuat dengan masyarakat demi meningkatkan elektabilitas partai pada pemilu mendatang. (*)

