
Keterangan Foto: Pembagian leaflet informasi Pascasarjana di Auditorium Undana, Kamis (26/2/2026). Dok. EB.
Kupang, kanakita.com— Pascasarjana Universitas Nusa Cendana (Undana) terus mendorong lulusan S1 untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui sosialisasi program beasiswa LPDP, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan program fast track.
Sosialisasi tersebut dilakukan melalui pembagian leaflet pada acara wisuda lulusan doktor, magister, sarjana, dan diploma di Auditorium Undana, Kamis (26/2/2026).
Anthony Frans, S.E., M.Si., Kepala Subbagian Umum Program Pascasarjana Undana, menyebut pembagian leaflet sebagai langkah strategis untuk mempromosikan Pascasarjana kepada mahasiswa fresh graduate, khususnya lulusan S1.
“Kita coba mempromosikan kepada mahasiswa fresh graduate yang baru tamat, khususnya S1, untuk melihat potensi mereka lewat Pascasarjana karena ada program-program, misalnya beasiswa. Karena kita punya dua prodi yang sudah LPDP, yakni S2 Ilmu Lingkungan dan S2 Ilmu Linguistik,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pascasarjana Undana juga menyediakan berbagai skema perkuliahan, seperti kuliah jarak jauh (PJJ), program RPL, serta fast track.
Selain menyasar lulusan baru, kata dia, promosi ini juga ditujukan kepada kalangan pekerja, orang tua yang ingin melanjutkan studi S2, kakak-kakak mahasiswa, serta kalangan pemerintahan.
Anthony juga mengungkapkan bahwa rata-rata akreditasi program studi Pascasarjana Universitas Nusa Cendana sudah unggul.
“Ada dua prodi yang sudah terakreditasi internasional, dan tiga lainnya berakreditasi baik sekali,” katanya.
“Undana merupakan universitas negeri, sehingga pengajar-pengajarnya, dosen-dosennya memiliki kualifikasi akademik yang baik dan kompeten,” pungkasnya.
Ajakan studi lanjut juga datang dari para wisudawan. Ayub Sanam, wisudawan Magister Ilmu Pendidikan Sosial, mengaku sangat senang dapat menyelesaikan S2.
“Para dosen selalu membimbing kami untuk mencapai kompetensi,” ungkap Ayub, Kamis (26/2), yang juga menjabat sebagai Kabid SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, dilansir dari Timex Kupang.
Dari sisi sarana dan prasarana, Pascasarjana Undana didukung fasilitas ruang kuliah ber-AC, ruang baca, laboratorium komputer, akses internet, ruang belajar mahasiswa yang baik, serta tenaga pengajar berkualifikasi profesor dan doktor.
Ia menambahkan bahwa meskipun disibukkan sebagai ASN, tetap diberikan ruang untuk belajar dan menjalankan tugas.
“Ini hal yang baik dan perlu dilakukan oleh teman-teman ASN, para guru. Mari kita teruskan tingkatkan kompetensi. Pekerjaan kita bukan hambatan untuk meningkatkan strata pendidikan kita,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Linda Lidia Falukas, M.Pd., yang mengaku bangga menyelesaikan studi Magister Pendidikan Undana.
“Saya mengajak adik-adik untuk melanjutkan S2 di Undana. Saya sebagai guru BK, teman-teman guru bisa mengambil program studi S2 di Undana, itu sangat bermanfaat sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza Huri Wulakada, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa saat ini Pascasarjana Undana memiliki lima program studi, yakni S2 Ilmu Lingkungan, S2 Pendidikan IPS, S2 Linguistik, S2 Studi Pembangunan, serta S3 Ilmu Lingkungan.
“Tahun ini kita targetkan tambah lagi S3 Ilmu Pendidikan dan Budaya. Kemudian S2 Kemaritiman dan S2 Ekosistem Digital, itu arahan dari Pak Rektor untuk dikaji pengembangannya,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tahun 2026 telah ditetapkan pelaksanaan pendidikan jarak jauh (PJJ) dan paket program rekognisi pembelajaran lampau.
“Bulan April–Mei kita rampungkan dan Juni kami secara terbuka menyampaikan kepada masyarakat agar siapa pun, dengan aktivitas apa pun, bisa melanjutkan studi,” ungkapnya.
Selain itu, terdapat kebijakan rektor terkait dukungan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu serta beasiswa LPDP.
“Tepat waktu itu jaminan kami, kualitas itu jaminan kami. Sumber daya kami mumpuni dalam menyediakan layanan pendidikan dengan baik,” tutupnya.

