Daerah  

Pramuka Lembata Galang Dana untuk Korban Gempa Flores 

Di Kabupaten Lembata, sejumlah organisasi Pramuka menggelar aksi solidaritas kemanusiaan pada Sabtu (22/8/2026).

Lembata, kanalkita.com – Kepedulian terhadap korban gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Di Kabupaten Lembata, sejumlah organisasi Pramuka menggelar aksi solidaritas kemanusiaan pada Sabtu (22/8/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana gempa bumi di Flores.

 Kegiatan tidak hanya dilakukan dengan menggalang dana di jalan, tetapi juga dirangkaikan dengan aksi bakti sosial berupa pembersihan sampah di sejumlah kawasan pasar.

Gabungan Pramuka Dewan Kerja Cabang Kwarcab Lembata, Saka Bhayangkara Lembata, dan Pramuka Peduli Kwarcab Lembata terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

READ:  PAN Peduli, Ahmad Yohan Pimpin Langsung Distribusi Bantuan Gempa ke Desa Gololobos Flores

Koordinator lapangan, Ryan Pingge, mengatakan aksi solidaritas itu dilandasi rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap para korban gempa.

“Jadi kegiatan aksi solidaritas terhadap korban gempa Flores kami hari ini, Sabtu, 22 Agustus 2026, ini didasari rasa kemanusiaan kami kepada saudara-saudari kami yang sedang dilanda bencana di Flores,” ujarnya.

Menurutnya, aksi tersebut sengaja dikemas tidak sekadar sebagai kegiatan penggalangan dana. Para anggota Pramuka juga turun melakukan kerja sosial dengan membersihkan sampah di area-area pasar.

READ:  Dikbud NTT Salurkan Bantuan Pendidikan Rp2,4 Miliar Disalurkan ke 7 Kabupaten Terdampak Gempa Flores

Dari aksi yang dilakukan sepanjang hari tersebut, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp2.069.000.

Ryan menegaskan, aksi kemanusiaan itu masih akan terus dilakukan hingga dana yang terkumpul dinilai cukup untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Flores. 

“Kami akan terus melakukan aksi ini sampai tercukup untuk bisa kami kirimkan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Lembata untuk ikut mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, bantuan sekecil apa pun dapat menjadi bentuk solidaritas bagi warga yang sedang menghadapi dampak bencana.

READ:  Tinjau Ruas Bukapiting–Apui Alor, Wagub NTT Johni Minta Dilanjutkan hingga 20 Km

“Saya berharap seluruh masyarakat Kabupaten Lembata dapat berpartisipasi aktif dalam membantu kegiatan kami untuk kemanusiaan,” ujarnya.

Bagi para anggota Pramuka yang terlibat, musibah yang menimpa masyarakat Flores merupakan duka bersama yang harus direspons dengan kepedulian dan gotong royong.

“Duka Flores adalah duka kami juga. Pramuka Pray for Flores,” tegasnya. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *