Kupang, kanalkita.com – Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Kali ini, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK).
Predikat tertinggi tersebut menjadi pencapaian penting bagi Unwira, khususnya dalam pengembangan pendidikan ilmu komunikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Akreditasi Unggul Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira ditetapkan melalui Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 145/AK.03.05/2025 tertanggal 23 Desember 2025 dan berlaku hingga 23 Desember 2030.
Capaian ini bukan sekadar pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga menjadi gambaran perjalanan Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira dalam membangun lingkungan akademik yang mendukung peningkatan kompetensi, kreativitas, dan prestasi mahasiswa.
Di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan industri media, Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira terus mengembangkan pembelajaran yang memadukan pengetahuan akademik dengan keterampilan praktis. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan menghadapi tantangan dunia profesional.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira, Innosensia E. I. Ndiki Satu, S.Sos., M.I.Kom., menjelaskan bahwa indikator akreditasi menjadi bagian penting dalam mengevaluasi sekaligus meningkatkan mutu program studi secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa penilaian akreditasi mencakup berbagai aspek, antara lain kualitas dosen, kurikulum, tata kelola program studi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama dengan pihak eksternal.
Karena itu, lanjut predikat Akreditasi Unggul menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mempertahankan kualitas pendidikan dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
Mahasiswa Unwira Buktikan Kualitas Lewat Prestasi
Ia menjelaskan keunggulan Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira tidak hanya ditunjukkan melalui pencapaian akreditasi, tetapi juga melalui kreativitas dan prestasi mahasiswa.
Salah satu capaian yang membanggakan datang dari tim Chrono-Comm Collective yang berhasil meraih Juara II kategori Film Pendek dalam Festival Film Kavinya LLDIKTI Wilayah XV tahun 2026.
Dalam kompetisi tersebut, kata dia mahasiswa Ilmu Komunikasi Unwira mengangkat karya berjudul Satu Klik, sebuah film yang menyoroti penggunaan media sosial dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Melalui film tersebut, mahasiswa berupaya menyampaikan pesan bahwa tindakan sederhana di ruang digital dapat membawa pengaruh besar bagi kehidupan seseorang.
Prestasi ini memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan ide kreatif, bekerja sama dalam tim, serta memanfaatkan media audiovisual untuk menyampaikan pesan sosial.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran komunikasi dapat dikembangkan melalui karya nyata yang relevan dengan kehidupan masyarakat.
Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mengasah keterampilan dalam berbagai bidang, seperti jurnalistik, fotografi, videografi, public speaking, hubungan masyarakat, produksi film, dan pengelolaan media digital.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
UKM Film Kopi Hitam Perkuat Kreativitas Mahasiswa
Upaya Unwira dalam mengembangkan potensi mahasiswa juga terlihat melalui peluncuran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Film Kopi Hitam pada 16 Mei 2026.
Komunitas ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang perfilman, mulai dari penulisan skenario, penyutradaraan, pengambilan gambar, hingga penyuntingan video.
Kegiatan perdana UKM Film Kopi Hitam diisi dengan pemutaran dan diskusi film dokumenter Pesta Babi melalui program Frame per Frame: Menangkap Realita dengan Sinema.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami film sebagai media komunikasi yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mampu merekam realitas sosial, menyampaikan kritik, dan membangun kesadaran masyarakat.
Kehadiran UKM Film Kopi Hitam memperluas kesempatan mahasiswa untuk belajar di luar ruang kelas. Mahasiswa dapat mengeksplorasi ide, mengembangkan keterampilan teknis, dan menghasilkan karya yang berpotensi bersaing di industri kreatif.
Unwira Hubungkan Mahasiswa dengan Dunia Profesional
Selain mendorong prestasi dan kreativitas, Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira juga berupaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja melalui kegiatan yang melibatkan alumni dan praktisi profesional.
Pada 16 September 2026, program studi ini menggelar Talk Show Inspirasi Alumni bertema Mengukir Prestasi Unggul, Menginspirasi Peradaban Digital.
Kegiatan tersebut menghadirkan Naftali Gilbert Thung, alumnus Ilmu Komunikasi angkatan 2014 yang kini bekerja sebagai Customer Relations Coordinator & Marketing Communication Toyota Kupang.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pengalaman alumni dalam membangun karier, terutama di bidang komunikasi pemasaran dan hubungan pelanggan.
Kegiatan ini juga memperlihatkan luasnya peluang kerja bagi lulusan Ilmu Komunikasi. Mereka dapat berkarier sebagai wartawan, presenter, praktisi hubungan masyarakat, tenaga komunikasi pemasaran, pengelola media sosial, pembuat konten, videografer, hingga tenaga profesional di berbagai perusahaan dan lembaga.
Dengan mempertemukan mahasiswa dan praktisi, program studi berupaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Seperempat Abad Mengembangkan Pendidikan Komunikasi
Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira berdiri pada 26 September 2001. Pada 2026, program studi ini memasuki usia 25 tahun dalam perjalanan mengembangkan pendidikan komunikasi di NTT.
Momentum Dies Natalis ke-25 yang dirayakan pada 21 September 2026 menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan sekaligus memperkuat komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Perayaan tersebut turut dimeriahkan dengan pemutaran lima film pendek hasil karya mahasiswa melalui program Layar Nobara.
Kegiatan ini menjadi salah satu ruang apresiasi bagi kreativitas mahasiswa sekaligus menunjukkan bahwa karya menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran Ilmu Komunikasi.
Dalam pengembangan keilmuannya, Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira berorientasi pada bidang jurnalistik dan public relations yang inovatif, berlandaskan nilai-nilai Kristiani, berwawasan global, serta berakar pada budaya lokal.
Orientasi tersebut menjadi landasan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi.
Siapkan Generasi Komunikator di Era Digital
Tantangan dunia komunikasi semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
Mahasiswa dituntut mampu memahami perkembangan media, mengelola informasi, serta memverifikasi kebenaran berita sebelum menyebarkannya kepada masyarakat.
Perhatian terhadap tantangan tersebut ditunjukkan melalui seminar internasional bertajuk Artificial Intelligence and the Transformation of Human Communication in the Post-Truth Era yang diselenggarakan pada 25 November 2025.
Seminar ini membahas pengaruh kecerdasan buatan terhadap komunikasi manusia, termasuk perubahan dalam produksi informasi dan tantangan menjaga kebenaran di tengah maraknya informasi yang menyesatkan.
Kegiatan akademik tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengabaikan etika dan tanggung jawab sosial.
Dengan bekal pengetahuan, keterampilan praktis, dan pemahaman etika komunikasi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi komunikator yang kritis, kreatif, dan profesional.
Akreditasi Unggul Jadi Kebanggaan dan Tanggung Jawab Unwira
Keberhasilan meraih Akreditasi Unggul menjadi tonggak penting bagi Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira Kupang.
Capaian ini sekaligus memperkuat upaya universitas dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Prestasi mahasiswa dalam Festival Film
Kavinya LLDIKTI Wilayah XV 2026, pembentukan UKM Film Kopi Hitam, keterlibatan alumni dalam kegiatan akademik, serta berbagai forum ilmiah menjadi bagian dari dinamika pengembangan program studi.
Namun, mempertahankan predikat Akreditasi Unggul membutuhkan komitmen berkelanjutan. Kualitas pendidikan perlu terus diperkuat melalui pembelajaran yang relevan, pengembangan kompetensi dosen, peningkatan aktivitas akademik, serta perluasan kerja sama dengan dunia profesional.
Bagi Unwira, capaian ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan zaman.
Dengan semangat tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira diharapkan terus melahirkan generasi komunikator yang cerdas, kreatif, berintegritas, dan bertanggung jawab, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.
(Penulis:Titus Arnold Yansen Tay
Prodi:Ilmu komunikasi Unwira Kupang)

