Kupang, kanalkita.com – Perempuan muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Grace Famdale, menorehkan capaian baru setelah terpilih menjadi Duta Program Pendidikan Non-Reguler (PPNK) Angkatan 75 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Grace yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) NTT tersebut telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran di Lemhannas RI dari 21 September hingga 28 September 2026.
Bagi Grace, kesempatan mengikuti pendidikan di Lemhannas menjadi pengalaman berharga. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan dan perspektif baru selama mengikuti proses pembelajaran.
“Menjadi bagian dari PPNK Angkatan 75 Lemhannas RI merupakan sebuah kehormatan bagi saya. Banyak hal yang saya pelajari, terutama bagaimana melihat persoalan bangsa secara lebih luas dan dari berbagai perspektif,” kata Grace, Selasa (29/9/2026).
Menurut Grace, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi dirinya untuk terus mengembangkan kapasitas dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Pembelajaran yang saya dapatkan tidak hanya tentang wawasan kebangsaan, tetapi juga bagaimana kita sebagai generasi muda dapat mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata untuk daerah dan bangsa,” ujarnya.
Di tengah aktivitas organisasi dan profesionalnya, Grace juga tengah menyelesaikan pendidikan doktoralnya. Perempuan berusia 26 tahun itu berkomitmen menyelesaikan pendidikan tersebut sebagai bagian dari perjalanan akademiknya.
Grace merupakan putri dari almarhum Hengki Famdale dan Dr. Inche D. P. Sayuna. Sang ayah menjadi salah satu sosok yang menginspirasi perjalanan hidup dan kariernya.
Grace mengungkapkan, dirinya memiliki rencana untuk meneruskan profesi sang ayah sebagai seorang notaris.
“Ke depan saya ingin melanjutkan karier ayah sebagai notaris. Bagi saya, ini bukan hanya soal meneruskan profesi keluarga, tetapi juga bagaimana saya bisa memberikan pelayanan dan manfaat kepada masyarakat melalui bidang yang saya tekuni,” ungkapnya.
Ia berharap pengalaman pendidikan, organisasi, dan profesional yang dijalaninya saat ini dapat menjadi bekal untuk mengambil peran lebih besar di masa mendatang.
“Semoga apa yang saya pelajari dan pengalaman yang saya dapatkan bisa menjadi bekal untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi NTT dan Indonesia,” kata Grace. (*)

