Kupang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan olahraga Nusa Tenggara Timur, khususnya olahraga cricket. Atlet dan pelatih dari Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata NTT sukses mengharumkan nama daerah hingga Indonesia di panggung internasional.
Itu tidak lepas dari sentuhan pembinaan yang tak lepas dari peran figur-figur penting, termasuk sosok Inche Sayuna yang selama ini dikenal konsisten mendorong pengembangan olahraga di daerah.
Salah satu atlet muda cricket berbakat, Stevania Enjelita Dira, bersama Asisten Pelatih Edenyce K. Eduard, kini memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam ajang ICC U19 Women’s T20 World Cup East Asia Pacific Qualifier 2026 yang berlangsung di Amini Park, Port Moresby, Papua Nugini, pada 6–14 April 2026.
Turnamen ini diikuti lima negara kawasan Asia Timur dan Pasifik, yakni Indonesia, Papua Nugini, Vanuatu, Samoa, dan Fiji. Sebelum tampil di kualifikasi tersebut, Timnas Indonesia U19 Cricket Putri menjalani pemusatan latihan di Denpasar, Bali, serta sempat mengikuti kejuaraan di Malaysia dan meraih posisi runner-up.
Kepala SKO Flobamorata NTT, Hironimus Pati, menjelaskan bahwa keberhasilan ini berawal dari prestasi gemilang tim kriket SKO pada Kejuaraan Nasional 2025 di Jakarta.
“Dari situ tim talent scouting Persatuan Cricket Indonesia mulai melirik atlet-atlet SKO. Empat atlet dipanggil seleksi nasional, dan Stevania menjadi satu-satunya yang lolos karena memiliki spesifikasi dan kompetensi yang sangat baik,” jelasnya, Selasa (7/4/2026).
Tak hanya atlet, PCI Pusat juga merekrut pelatih berlisensi internasional. Dari proses tersebut, Edenyce K. Eduard dipercaya memperkuat timnas sebagai asisten pelatih.
Menurut Hironimus, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolaboratif berbagai pihak, termasuk dukungan tokoh-tokoh olahraga daerah seperti Inche Sayuna yang selama ini memberi perhatian serius terhadap pembinaan atlet muda di NTT.
“Ini buah dari kerja bersama. Pembinaan berjalan baik, termasuk dengan menghadirkan pelatih luar negeri seperti Nicolene Snyman dari Australia,” ujarnya.
Stevania sendiri saat ini merupakan siswa kelas XI di SKO NTT dan telah menjalani pembinaan selama lebih dari satu tahun. Meski relatif singkat, kemampuannya berkembang pesat hingga mampu menembus level internasional.
Prestasi kriket SKO NTT sebelumnya juga terbilang gemilang. Pada 2025, mereka keluar sebagai juara umum nasional, mengalahkan daerah kuat seperti DKI Jakarta dan Banten.
Hironimus menegaskan, capaian ini menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTT dan NTB.
“Kami telah mendeklarasikan diri sebagai rumah atlet NTT. Ini tanggung jawab besar untuk terus melahirkan atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah dan Indonesia,” pungkasnya. (*)

