Lembata, kanalkita.com — Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Ahmad Yohan, M.Si., menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama masyarakat Desa Tagawati, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada 21 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tagawati tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir.
Sosialisasi tersebut menjadi ruang dialog antara Ahmad Yohan dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan sekaligus pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam pemaparannya, Ahmad Yohan menekankan pentingnya masyarakat memahami dan mengamalkan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Ahmad Yohan, menjaga keutuhan NKRI bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara. Karena itu, nilai persatuan, gotong royong, toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman perlu terus dirawat dalam kehidupan masyarakat.
Suasana kegiatan semakin hidup ketika memasuki sesi dialog. Warga Desa Tagawati terlihat antusias menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai persoalan kebangsaan serta bagaimana nilai-nilai 4 Pilar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dialog berlangsung terbuka dan interaktif.
Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan mereka dalam menyampaikan pandangan dan pertanyaan kepada Ahmad Yohan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi secara langsung dengan wakil rakyat di tingkat pusat.
“Menjaga NKRI bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara. Karena itu, nilai-nilai kebangsaan harus terus kita rawat dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ahmad Yohan dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P., Kepala BPDAS Benain Noelmina Kludolfus Tuames, serta Kepala Desa Tagawati dan unsur pemerintah setempat. Kehadiran unsur pemerintah daerah, lembaga teknis dan pemerintah desa turut memperkuat suasana dialog dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat Desa Tagawati mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai Pancasila, konstitusi, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Bagi masyarakat Tagawati, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan wakil rakyat, sekaligus membuka ruang dialog mengenai persoalan kebangsaan yang dihadapi masyarakat di daerah. (*)

