Daerah  

Peduli Gempa Flores, TIDAR NTT dan Yayasan D’Asadoma Gerak Cepat Salurkan Bantuan ke Nagekeo

TIDAR NTT bersama Yayasan D’Asadoma bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Nagekeo.

Nagekeo, kanalkita.com — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di daratan Flores terus mengalir. TIDAR NTT bersama Yayasan D’Asadoma bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.

Bantuan berupa beras, sembako, tikar, serta perlengkapan mandi dikirimkan ke wilayah terdampak pada Sabtu (15/8/2026). Tim TIDAR NTT dan Yayasan D’Asadoma sebelumnya bergerak dari Mbay menuju sejumlah titik terdampak untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan.

Ketua TIDAR NTT, Dean Benyamin Asadoma, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi masa sulit akibat gempa bumi.

“Seluruh tim TIDAR dan Yayasan D’Asadoma bergerak dari Mbay kemarin siang menuju ke titik yang terdampak untuk membantu meringankan saudara kita yang lagi dalam kesusahan,” ungkap Dean.

READ:  Temui Diaspora NTT di Tarakan, Johni Asadoma Dorong Persatuan dan Minta Kampung Halaman Tak Dilupakan

Menurutnya, bantuan yang diberikan memang belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat terdampak. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga bertahan sambil menunggu dukungan lebih lanjut dari pemerintah maupun pihak lainnya.

“Bantuan seperti sembako dan perlengkapan alat mandi serta tikar itu setidaknya bisa membantu teman-teman yang terdampak sambil menunggu bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Dean menegaskan, selain menyalurkan bantuan, tim di lapangan juga melakukan pemantauan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat yang masih belum terpenuhi.

“Kita kirim beras, tikar, bantuan alat mandi untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Tim Yayasan D’Asadoma dan TIDAR di sana memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat, bantuan sampai kepada masyarakat, dan sambil cek kebutuhan-kebutuhan yang masih kurang, segera kita open donasi untuk bantu,” kata Dean dalam keterangannya. 

READ:  KEJURDA Cricket NTT 2026 Jadi Gerbang Seleksi Atlet Menuju PON XXII 2028

Ia menambahkan, dalam situasi bencana, keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Pengungsi harus dipastikan mendapatkan tempat yang aman, makanan tersedia, serta kelompok rentan mendapatkan perhatian dan pelayanan.

“Sekarang yang paling utama adalah menyelamatkan dan melindungi warga. Pastikan pengungsi mendapatkan tempat yang aman, makanan tersedia, kelompok rentan terlayani, dan pendataan korban dilakukan secepat mungkin tetapi tetap akurat,” ujarnya.

Bantuan dari TIDAR NTT dan Yayasan D’Asadoma tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Nagekeo, Gonsalo Gratianus Muga Sada, didampingi Penjabat Sekda dan Kepala BPBD Nagekeo pada Sabtu malam.

READ:  IWAPI Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores, Fokus Perempuan Pelaku UMKM

Wakil Bupati Nagekeo Gonsalo Gratianus Muga Sada menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TIDAR NTT dan Yayasan D’Asadoma yang telah hadir langsung membantu masyarakat terdampak bencana.

“Limpah terima kasih kepada Yayasan D’Asadoma dan TIDAR NTT Peduli yang telah hadir untuk membantu korban bencana Flores,” ungkapnya.

Dean mengatakan, aksi kemanusiaan tersebut tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal. TIDAR NTT dan Yayasan D’Asadoma juga berencana membuka donasi bagi masyarakat luas yang ingin ikut membantu para korban gempa di Flores.

“Yayasan D’Asadoma dan TIDAR juga akan buka open donasi untuk gempa Flores untuk bisa meringankan dan membantu saudara kita di sana,” pungkasnya. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *