Laskar Timor Oan Dikukuhkan, Fernando Soares Tekankan Organisasi Harus Hadir Beri Manfaat

Ketua Uni Timor Aswain (UNTAS) yang juga Dewan Pembina Laskar Timor Oan, Fernando Jose Osorio Soares saat foto bersama Pengurus.

Kupang, kanalkita.com — Badan Pengurus Laskar Timor Oan periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam momentum yang mengusung tema “Bersatu dalam Persaudaraan, Setia dalam Kebersamaan.”

Pengukuhan yang berlangsung di Aula Gereja GMIT Elim Naibonat tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menegaskan peran Laskar Timor Oan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ketua Uni Timor Aswain (UNTAS) yang juga Dewan Pembina Laskar Timor Oan, Fernando Jose Osorio Soares, meminta jajaran pengurus menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Fernando, keberadaan organisasi kemasyarakatan tidak boleh hanya terlihat dari struktur kepengurusan maupun kegiatan internal. Organisasi harus mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

“Laskar Timor Oan tidak boleh menjadi kelompok yang menakutkan. Laskar Timor Oan harus menjadi laskar yang memberikan keteguhan, memberikan solusi, dan mampu memberikan bantuan ketika saudara-saudara kita mengalami kesulitan,” ujar Fernando dalam sambutannya, Jumat (21/8/2026). 

Ia juga mengingatkan generasi muda untuk menghargai perjuangan orang tua dan para pendahulu yang telah berkorban demi menyediakan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

READ:  Dampingi Fernando - Windi, Grace Famdale Dilantik Sudaryono jadi Bendum HKTI NTT

“Kita wajib menghargai mereka. Mereka berjuang sendiri, bertarung sendiri, dan menyediakan segala kebutuhan untuk kita semua hingga bisa sampai pada titik ini,” katanya.

Fernando menegaskan, keberhasilan yang diraih seseorang tidak terlepas dari perjuangan keluarga dan orang-orang yang berada di belakangnya.

“Tidak ada. Termasuk saya. Termasuk Pak Joao Meco. Yang hebat adalah orang tua kita. Mereka yang berjuang, bertanggung jawab, dan menyediakan masa depan untuk kita semua,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak pengurus dan anggota Laskar Timor Oan meneruskan semangat perjuangan tersebut melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Dengan menjadi pemuda yang bermanfaat bagi lingkungan dan komunitas kita, kita akan menjadi keluarga yang kuat,” katanya.

Jangan Jadi Organisasi yang Menebar Ketakutan

Fernando juga secara khusus mengingatkan agar Laskar Timor Oan tidak berkembang menjadi organisasi yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua DPRD NTT itu berharap organisasi tersebut justru dikenal karena kontribusi sosial, keteguhan, serta kemampuannya memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

READ:  Wagub Johni Asadoma Kembali Temui Sesko Infrastruktur, Pempus Siap Dukung Bangun Jalan dan Jembatan di NTT

“Jangan kita jadikan Laskar Timor Oan sebagai suatu kelompok yang menakutkan. Kita harus menunjukkan bahwa Laskar Timor Oan adalah organisasi yang memberikan keteguhan, solusi, dan bantuan,” tegasnya.

Anggota DPRD NTT Daerah Pemilihan Kota Kupang ini menyatakan siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang akan dilaksanakan kepengurusan periode 2026–2031.

Ia juga berharap pengurus mampu bekerja secara solid serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas manfaat organisasi.

Gubernur NTT Dorong Kerja Sosial

Sementara itu, sambutan Gubernur Nusa Tenggara Timur yang dibacakan Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT, Johny Ericson Ataupah, turut mengajak Laskar Timor Oan memperkuat persaudaraan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Gubernur menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

“Jadikan momentum ini sebagai ruang untuk berkarya dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Timor,” demikian pesan Gubernur dalam sambutan tersebut.

Laskar Timor Oan diharapkan menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus merawat nilai-nilai luhur masyarakat Timor, seperti keramahan, sikap saling menghormati, gotong royong, kepedulian, dan penghargaan terhadap sesama.

READ:  Pemerintah Pusat Siap Kawal Usulan Infrastruktur NTT, Jalan dan Jembatan Senilai Rp 1,65 Triliun Masuk Prioritas

Dengan nilai-nilai tersebut, Laskar Timor Oan diharapkan ikut menjaga kedamaian, ketenteraman, dan keamanan di tengah masyarakat.

Gubernur juga meminta kepengurusan baru segera menyusun program kerja dan target yang jelas serta terukur.

“Semangat organisasi ini harus diwujudkan melalui kerja sosial dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kepentingan nasional,” demikian disampaikan.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, terbuka membangun kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperluas manfaat program pemerintah kepada masyarakat.

Karena itu, pengurus Laskar Timor Oan diminta bekerja secara solid, membangun komunikasi dan kolaborasi dengan semua pihak, serta menjalankan organisasi secara konsisten dan bertanggung jawab.

Pengukuhan kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan menjadi titik awal bagi Laskar Timor Oan untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kontribusi sosial.

Dengan semangat “Bersatu dalam Persaudaraan, Setia dalam Kebersamaan”, Laskar Timor Oan diharapkan tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu membuktikan keberadaannya melalui kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *