KUPANG – Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan pendidikan berbasis teknologi dengan memberikan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan lomba robotik pertama di Kota Kupang.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menerima audiensi tim Filosi Eksider Inovasi bersama panitia Robotic Competition 2026 di ruang kerjanya, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini digagas melalui anak perusahaan Filosi, yakni Logosi Institute yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan teknologi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Co-Founder sekaligus Manager Logosi Institute, Vivin da Silva, S.Pd., M.Pd, bersama Ketua Panitia Robotic Competition 2026 dan tim. Wali Kota juga didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengapresiasi inisiatif anak-anak muda yang berani menghadirkan kegiatan inovatif di bidang teknologi di Kota Kupang.
“Saya paling senang kalau anak-anak muda datang dengan kegiatan yang positif seperti ini. Kreativitas seperti ini harus kita dorong terus,” ujar dr. Christian Widodo.
Ia menilai lomba robotik tersebut menjadi langkah penting untuk membuka ruang bagi generasi muda agar lebih dekat dengan teknologi masa depan.
“Ini lomba robotik pertama. Kegiatan seperti ini harus kita dukung, karena anak-anak kita perlu dikenalkan dengan teknologi sejak dini,” katanya.
Menurutnya, penguasaan teknologi seperti robotika, coding, hingga Internet of Things (IoT) menjadi kemampuan penting bagi generasi muda agar mampu bersaing di era digital yang terus berkembang.
Karena itu, Pemerintah Kota Kupang menyatakan siap mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, baik melalui penyediaan fasilitas maupun promosi kegiatan.
Bahkan dalam audiensi tersebut, Wali Kota langsung menawarkan sejumlah bentuk dukungan, mulai dari penyediaan ruang workshop di sekolah, bantuan konsumsi kegiatan, dukungan transportasi peserta, hingga promosi melalui media sosial resmi pemerintah.
“Saya akan bantu promosikan juga. Kita buat video supaya anak-anak di Kota Kupang tahu dan tertarik ikut lomba ini,” tambahnya.
Selain itu, Wali Kota juga membuka peluang pemasangan billboard promosi kegiatan agar informasi lomba robotik tersebut dapat menjangkau lebih banyak sekolah di Kota Kupang.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi baru dari generasi muda di daerah.
“Kalau anak-anak muda punya ide dan kegiatan positif seperti ini, pemerintah pasti ada bersama mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Co-Founder sekaligus Manager Logosi Institute, Vivin da Silva, menjelaskan bahwa lomba robotik tersebut akan digelar pada 20–23 Mei 2026 di Auditorium Politeknik Negeri Kupang.
Sebelum kompetisi berlangsung, panitia juga akan menggelar workshop persiapan pada 16–18 April 2026 sebagai bagian dari pembekalan peserta.
Kompetisi ini terbuka bagi pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga mahasiswa, dengan berbagai kategori lomba seperti pembuatan prototipe robotik, proyek Internet of Things (IoT), hingga presentasi karya ilmiah teknologi.
Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang, di antaranya Universitas Nusa Cendana, Politeknik Negeri Kupang, serta beberapa kampus lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, Filosi berharap dapat meningkatkan literasi teknologi di kalangan pelajar sekaligus membuka ruang bagi lahirnya talenta-talenta muda di bidang robotika di Nusa Tenggara Timur. (*)

