Daerah  

IWAPI NTT Lantik Pengurus di Tiga Kabupaten, Inche Sayuna Dorong Pemulihan Ekonomi Perempuan Terdampak Bencana

Ketua DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Inche D. P. Sayuna, mendorong pengurus IWAPI Kabupaten Ende, Sikka, dan Nagekeo yang baru dilantik untuk memperkuat peran perempuan pengusaha dalam pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana.

Ende, kanalkita.com – Ketua DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Inche D. P. Sayuna, mendorong pengurus IWAPI Kabupaten Ende, Sikka, dan Nagekeo yang baru dilantik untuk memperkuat peran perempuan pengusaha dalam pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana.

Inche menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada acara pelantikan pengurus DPC IWAPI Kabupaten Ende, Sikka, dan Nagekeo yang dilaksanakan secara terpadu di Ende, kota yang dikenal sebagai tempat lahirnya Pancasila.

Menurut Inche, pelantikan secara terpadu tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat konsolidasi organisasi sekaligus membuka ruang bagi IWAPI untuk menjalankan misi sosial dan kemanusiaan.

“Perjalanan kami hari ini adalah perjalanan satu rute dengan dua aksi: melakukan konsolidasi organisasi sekaligus menjalankan misi sosial kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ungkap Inche, Senin (12/10/2026) di Ende. 

Ia menjelaskan, pelantikan bersama di satu lokasi bertujuan memberikan keabsahan legal-formal kepada kepengurusan baru agar dapat segera menjalankan tugas organisasi secara resmi.

Selain itu, kepengurusan yang telah terbentuk diharapkan lebih mudah membangun jejaring dengan berbagai pihak untuk mengakses dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana secara akuntabel.

READ:  Wamen PANRB Kagumi NTT Mart, Sebut Produk UMKM NTT Punya Daya Saing Nasional

Inche menegaskan, IWAPI tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpun bagi perempuan pengusaha, tetapi juga harus menjadi organisasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.

Ia menekankan tiga misi utama yang perlu menjadi perhatian pengurus baru, yakni penguatan kapasitas perempuan pengusaha, perluasan akses permodalan dan kemitraan, serta pengembangan jaringan usaha.

Pada aspek penguatan kapasitas, IWAPI diharapkan mendorong anggotanya terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan mengembangkan usaha agar menjadi lebih profesional serta tangguh menghadapi tantangan ekonomi.

Sementara dalam hal permodalan, IWAPI diharapkan menjadi jembatan bagi anggota untuk mengakses layanan perbankan, lembaga keuangan nonbank, serta berbagai program strategis pemerintah yang dapat mendukung pengembangan usaha.

Adapun melalui perluasan jaringan usaha, IWAPI ingin membangun ekosistem bisnis yang mendorong perempuan pengusaha untuk berkolaborasi, saling mendukung, dan memperluas pasar.

“Melalui jaringan bisnis, kita ingin usaha perempuan saling menguatkan, saling membeli, dan maju bersama,” tegasnya.

Inche juga meminta pengurus DPC IWAPI Ende, Sikka, dan Nagekeo agar segera bekerja setelah dilantik. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah memetakan kebutuhan anggota, mengidentifikasi persoalan yang dihadapi pelaku usaha, serta menyusun langkah konkret untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

READ:  Dubes Australia Tinjau Pembinaan Cricket NTT hingga Kunjungi Comodo International Cricket Ground

Ia berharap pengurus IWAPI di tiga kabupaten tersebut dapat membangun kemitraan yang erat dengan pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan berbagai mitra strategis lainnya.

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu kunci agar program pemberdayaan perempuan pengusaha dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kepada pengurus DPC Ende, Sikka, dan Nagekeo yang baru dilantik: segera bekerja! Petakan kebutuhan anggota, bantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana, dan jadilah mitra terdepan pemerintah daerah dan Forkopimda,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Inche mengajak seluruh anggota IWAPI menjadikan semangat gotong royong dan kemanusiaan sebagai landasan dalam mengembangkan organisasi dan menjalankan kegiatan usaha.

Ia berharap, dari Ende sebagai kota bersejarah bagi lahirnya Pancasila, IWAPI semakin menunjukkan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan perempuan pengusaha.

“Mari kita buktikan, dari Kota Rahim Pancasila ini, perempuan pengusaha IWAPI adalah penggerak ekonomi yang tangguh dan peduli sesama,” pungkasnya.

READ:  Difasilitasi SKALA, Wagub Johni Asadoma ke Tanjung Selor Kaltara Pelajari Potensi Pajak Kendaraan Air

Pelantikan turut dihadiri Bupati Ende Yosef Badeoda dan Forkopimda Kabupaten Ende. Mereka menyaksikan prosesi pelantikan oleh Ketua IWAPI NTT Inche Sayuna. 

Bupati Yosef Badeoda secara khusus meminta IWAPI untuk membantu Pemerintah Daerah dalam pemberdayaan UMKM bagi kelompok perempuan di Ende. Pemkab akan berkolaborasi mendukung kegiatan tersebut. 

Sementara itu, Ketua IWAPI Kabupaten Ende, Hj. Selvia H. Indradewa menyampaikan, IWAPI di Ende akan melakukan pemasaran produk lokal agar dapat dikenal di pasar yang lebih luas. Ia berpesan kepada Perempuan Pengusaha di Ende tidak takut bangkit Pasca Bencana Gempa Flores pada pertengahan Agustus 2026 kemarin.

Tekat IWAPI Kabupaten Ende menurut Hj. Selvia H. Indradewa adalah, “Bangkit” yakni memulihkan UMKM Pasca Gempa. IWAPI Ende akan bersinergi, berkolaborasi dengan Pemerintah, Kadin, Perbankan, dan Mitra Usaha menghidupkan para Pelaku UMKM yang ada.

Ia juga menyampaikan bahwa. IWAPI Kabupaten Ende harus berdampak yakni, menghadirkan program nyata bagi perempuan pengusaha.  (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *