Larantuka – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Flores Timur menyerukan kepada seluruh masyarakat lintas agama untuk menjaga suasana damai, aman, dan penuh toleransi selama pelaksanaan Semana Santa Larantuka tahun 2026. Seruan ini juga disertai ucapan selamat Hari Raya Paskah bagi umat Nasrani yang merayakan.
Menjelang puncak Pekan Suci, MUI Flores Timur menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran rangkaian kegiatan keagamaan yang setiap tahun menjadi perhatian nasional hingga internasional di Kota Larantuka.
Ketua MUI Kabupaten Flores Timur, Bakir Doni Pulo, mengatakan bahwa momentum Semana Santa harus terus dijaga sebagai simbol kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.
“Flores Timur dikenal sebagai wilayah dengan nilai toleransi yang tinggi. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mempertahankan kondisi ini,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan selama Pekan Suci bukan hanya berada di tangan aparat, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat lintas agama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Flores Timur untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi selama Pekan Suci berlangsung,” tegasnya.
Selain itu, MUI Flores Timur juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Nasrani, baik warga lokal maupun para peziarah yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian ibadah Semana Santa.
“Bagi saudara-saudari umat Nasrani di Flores Timur dan para peziarah, kami segenap pengurus MUI dan seluruh umat Muslim mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Paskah serta selamat menjalankan ziarah iman Pekan Semana Santa di Larantuka,” tambahnya.
Perayaan Semana Santa Larantuka 2026 berlangsung pada 29 Maret hingga 5 April 2026, dengan berbagai prosesi sakral yang telah menjadi tradisi turun-temurun sekaligus daya tarik wisata religi nasional.
Semangat toleransi juga tercermin dari inisiatif warga Muslim di Kelurahan Ekasapta yang kembali membangun Posko Toleransi untuk menyambut dan melayani para peziarah. Hal ini sejalan dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga masyarakat Flores Timur.
MUI berharap seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung lancar, khidmat, dan tanpa gangguan, sekaligus memperkuat citra Flores Timur sebagai daerah yang harmonis dan ramah bagi semua umat beragama. (*)

