Kalabahi, kanalkita.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menghadiri peluncuran Beranda Imigrasi Alor di Kabupaten Alor, Rabu (28/10/2026).
Kehadiran layanan ini diharapkan mempermudah masyarakat mengakses pelayanan keimigrasian tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Kupang.
Beranda Imigrasi Alor merupakan salah satu dari 155 unit layanan keimigrasian yang diluncurkan pada hari yang sama. Layanan tersebut menjadi langkah untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
Dalam sambutannya, Johni Asadoma menegaskan, keberadaan layanan keimigrasian memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pengawasan terhadap perlintasan orang yang masuk dan keluar wilayah negara.
“Kantor imigrasi sangat penting agar setiap perlintasan orang dapat dikontrol dan terdata dengan baik. Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi berbagai tindakan kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak kita kenal,” ungkap Johni.
Ia mengatakan, kehadiran Beranda Imigrasi di Kabupaten Alor memiliki arti strategis karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Timor-Leste.
Melalui layanan ini, masyarakat Alor yang hendak melakukan perjalanan ke luar negeri dapat mengurus kebutuhan keimigrasian dengan lebih mudah tanpa harus datang ke Kota Kupang.
Selain meningkatkan akses pelayanan administrasi, Johni berharap kehadiran Beranda Imigrasi Alor turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, aktivitas pelayanan dan keberadaan pegawai dapat menggerakkan usaha kecil serta mendorong perputaran ekonomi lokal.
“Kehadiran Beranda Imigrasi Alor ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Alor, karena aktivitas para pegawai juga dapat menggerakkan perekonomian kecil di daerah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Dr. Saroha Manullang, mengatakan peluncuran Beranda Imigrasi Alor bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Ia menegaskan, layanan keimigrasian perlu terus dikembangkan agar semakin mudah dijangkau, terintegrasi, berintegritas, dan efisien.
“Momentum ini bukan sekadar peresmian, tetapi merupakan langkah nyata untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat agar semakin mudah dijangkau, berintegritas, dan efisien,” ungkap Saroha.
Saroha menjelaskan, Beranda Imigrasi Alor menjadi bagian dari 155 unit layanan keimigrasian yang diluncurkan secara bersamaan. (*)

